Prediksi Kemajuan Teknologi Di Indonesia 2020 - Infozone
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) , teknologi merupakan keseluruhan fasilitas untuk menawarkan barang-barang yang dikehendaki bagi keberlangsungan dan ketentraman hidup manusia. Artinya sejak dahulu pun , insan sudah mengenal teknologi meski yang kini terlihat sederhana , seumpama pena , gunting , dan sebagainya.Teknologi pun terus bertambah dan seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan. Dalam skala yang lebih besar , perkembangan teknologi juga menjadi dasar untuk membuatkan kehidupan berbangsa dan bernegara. Pun demikian dengan Indonesia. Perkembangan teknologi di Indonesia juga menyeleksi pertumbuhan negara utamanya jikalau mesti berkompetisi dengan negara-negara lain dalam banyak sekali faktor kehidupan.
Digitasi , Digitalisasi , dan Transformasi Digital dalam Modernisasi
Kini di tengah modernisasi , sektor teknologi yang meningkat dengan sungguh pesat merupakan gunjingan dan komunikasi. Hal-hal yang sebelumnya masih dilakukan secara manual mulai meningkat ke arah digitalisasi meski tidak sedikit yang gres berada dalam tahap digitasi.Digitasi merupakan tahap permulaan sebelum meraih digitalisasi hingga berujung pada transformasi digital. Digitas sanggup dideskripsikan selaku proses konversi dari gunjingan analog menuju bentuk digital. Seperti rujukan merupakan pencatatan rekam medis (RM) pada rumah sakit yang dulunya masih mesti dilakukan secara manual di atas lembar khusus kini sudah mulai dialihkan dalam bentuk aplikasi. Dengan begitu , petugas yang menjalankan pencatatan pun sanggup lebih terbantu dari sisi efisiensi.
Sementara itu , digitalisasi merupakan proses yang terjadi alasannya merupakan adanya pergantian teknologi. Fase ini sudah melibatkan banyak sekali faktor yang terintegrasi. Seperti rujukan wujud dari digitalisasi merupakan IoT (Internet of Things) dan Big Data. Dua hal ini memadukan banyak sekali data-data yang sudah dalam bentuk digital untuk kemudian diproses secara digital pula.
Namun , dunia digital tak berhenti hingga di sini. Tahap paling final merupakan transformasi digital yang bermakna imbas digitalisasi yang dialami oleh penduduk luas. Adapun beberapa dari sedikit rujukan perusahaan dan instansi Indonesia yang sudah sukses menerapkan transformasi digital merupakan Tokopedia , OVO , Bank Rakyat Indonesia (BRI) , dan Direktorat Jenderal Pajak.
Indeks Pembangunan Teknologi Informasi dan Komunikasi Indonesia Masih Rendah
Perkembangan teknologi di Indonesia khususnya sektor gunjingan dan komunikasi dirasa masih lamban. Dilansir dari CNN Indonesia , Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan bahwa adanya kenaikan Indeks Pembangunan Teknologi , Informasi , dan Komunikasi (IP-TIK) Indonesia dari yang semula 4 ,34 dari batas optimal 10 di tahun 2016 sudah meningkat menjadi 4 ,99 di tahun 2017. Walau begitu , kenaikan ini dinilai masih belum memuaskan.Beberapa faktor di balik keadaan ini antara lain belum meratanya pengguna internet di Indonesia. Penggunaan internet masih didominasi oleh kaum millennial , sementara jumlah pengguna dari generasi yang tergolong sudah lanjut usia sungguh minim. Hal ini juga diyakini tak lepas dari durasi tingkat pendidikan.
Sementara itu bila dilihat dari sudut pandang infrastruktur , pemerataan belum terjadi di Indonesia. Sampai ketika ini utamanya di kawasan timur dan pulau-pulau terluar masih minim sinyal. Namun setidaknya , Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti) menargetkan bahwa Indonesia akan bebas sinyal di tahun 2020 nanti. Untuk itu , pembangunan BTS pun cukup digempur utamanya untuk kawasan perbatasan , terdepan , terluar , dan tertinggal. Adapun selama ini area tersebut masih belum banyak memperoleh perhatian dari operator telekomunikasi merupakan alasannya merupakan argumentasi keberlanjutan bisnis.
Perkembangan Teknologi di Indonesia Tahun 2020
Bagaimanapun , Indonesia tak tinggal membisu dalam memburu ketertinggalannya dalam dunia teknologi. Tak cuma pemerintah maupun operator telekomunikasi seluler , banyak sekali perusahaan juga berlomba-lomba untuk menjalankan terobosan.A. Pemerataan Infrastruktur Telekomunikasi
Seperti yang sudah disebut sebelumnya , salah satu perkembangan teknologi di Indonesia yang hendak diraih pada tahun 2020 merupakan pemerataan infrastruktur telekomunikasi lewat proyek Palapa Ring. Palapa Ring sendiri merupakan proyek infrastruktur telekomunikasi dengan menggelar kabel serat optik di seluruh Indonesia dengan total sepanjang 36 ribu kilometer.Palapa Ring akan berisikan tujuh lingkar kecil serat optik dan suatu backhaul selaku penghubung. Adapun lingkar kecil yang dimaksud merupakan untuk area Sumatera , Jawa , Kalimantan , Nusa Tenggara , Sulawesi , Maluku , dan Papua.
Palapa Ring terdiri atas tiga paket , yaitu Paket Barat , Paket Tengah , dan Paket Timur yang dibagi menurut wilayah. Adapun Paket Barat sudah sukses dirampungkan 100 persen , sedangkan Paket Tengah dan Paket Timur masih dalam proses. Namun setidaknya , kini pertumbuhan yang dihasilkan di dua area tersebut sudah melampaui 80 persen.
B. Persiapan Teknologi 5G
Secara global , teknologi 5G sudah makin gencar dikumandangkan. Di Indonesia sendiri , mungkinkah teknologi yang memungkinkan kenaikan kapasitas hingga 1.000 kali lipat sanggup terealisasi di 2020?Sebenarnya , uji coba teknologi 5G sudah dilakukan oleh sejumlah operator seluler Indonesia. Hanya saja , masih banyak tantangan yang mesti dihadapi untuk mengimplementasikan teknologi generasi teranyar tersebut dalam waktu dekat. Salah satunya merupakan belum disiapkan secara niscaya alokasi frekuensi yang hendak digunakan meski sudah ada tiga calon berpengaruh pita frekuensi yang ideal , yaitu 3 ,5 Ghz , 26 GHz , dan 28 GHz. Pemerintah pun masih menanti standarisasi frekuensi di pertemuan World Radio Communication (WRC) yang hendak diselenggarakan final Oktober nanti.
Walau begitu , salah satu operator telekomunikasi Indonesia sudah mulai mengambil ancang-ancang. PT XL Axiata sudah menjalankan kesibukan fiberisasi yang digagas secara masif di seluruh wilayah Indonesia selama tiga tahun terakhir. Adapun fiberisasi diklaim sanggup memberi kecepatan transfer data yang tinggi , jumlah pengguna lebih banyak , dan latency serta delay yang rendah.
Sementara itu , dari sisi perangkat keras sesungguhnya cukup siap. Kini sudah banyak ponsel yang mendukung koneksi 5G dan dibentuk oleh OEM. Namun tentunya , perangkat tersebut tak akan berjalan optimal bila network-nya belum ada.
C. Perusahaan Startup Semakin Meroket
Hingga Agustus 2019 , Indonesia sukses menempati posisi kelima selaku negara dengan pencetak bisnis startup terbanyak di dunia. Jika ditotal , jumlah startup di Indonesia menembus sudah lebih dari 2.100. Tentu saja , masih banyak pemain startup yang lain selain Traveloka , GoJek , Bukalapak , Tokopedia , Ruangguru , Blibli dan sebagainya meski memang sebelum semelejit beberapa startup tersebut.Jumlah ini pun diperkirakan akan makin meningkat di tahun 2020. Optimisme ini makin timbul menyaksikan bahwa GoJek sudah sukses menjadi decacorn per April 2019 lalu. Selain itu untuk level unicorn , per Oktober 2019 Indonesia sudah mempunyai 4 perusahaan yaitu Tokopedia , Traveloka , Bukalapak , dan yang terbaru merupakan OVO.
Tentu saja , jumlah yang banyak bukan cuma satu-satunya prestasi. Setidaknya , startup setempat Indonesia juga sukses menjalankan perluasan ke pasar internasional. GoJek misalnya , tercatat juga sudah menjalankan perluasan ke Singapura , Thailand , dan Vietnam.
Tidak ada komentar untuk "Prediksi Kemajuan Teknologi Di Indonesia 2020 - Infozone"
Posting Komentar